PADANG, Salih.id – Berbagi tak harus menunggu berlebih. Semangkuk kolak ketan hasil racikan ibu-ibu RT 04 RW 11 Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, menjadi sajian penuh makna ketika warga menyambut pemasangan 18 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Kota Padang, H. Rusdi, S.T., M.T., Minggu (18/10/2026).
Di balik manisnya kolak ketan, tersimpan pesan tentang sedekah, keikhlasan, dan silaturahmi. Nilai-nilai sederhana yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Minangkabau, sebagaimana falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Pagi itu, kaum bapak bergotong royong, sementara kaum ibu menyiapkan kolak ketan untuk dinikmati bersama. Tidak ada jamuan mewah. Hanya hidangan tradisional yang mempertemukan warga dan wakil rakyat dalam suasana kekeluargaan.
Kolak Ketan, Sedekah Sederhana yang Menghangatkan Silaturahmi
Kolak ketan merupakan salah satu kuliner tradisional yang akrab dengan masyarakat Minangkabau. Perpaduan ketan yang lembut dan kuah santan bercita rasa manis menjadikannya sajian yang cocok dinikmati bersama.
Di Banuaran, hidangan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar makanan. Kolak ketan menjadi simbol kepedulian dan semangat berbagi rezeki kepada sesama.
Sebelum meninjau pemasangan PJU, H. Rusdi menyempatkan diri duduk bersama warga menikmati kolak ketan hasil kreasi ibu-ibu RT 04 RW 11.
Kebersamaan tersebut mencerminkan nilai Islam yang mengajarkan umatnya untuk saling membantu dalam kebaikan dan menjaga hubungan silaturahmi.
“Kita bangga dengan warga Banuaran. Terkhusus RT 04 RW 11 yang pagi ini bapak-bapak melaksanakan gotong royong, sedang kaum ibu memasak kolak ketan. Kita berharap ke depan tidak ada lagi lokasi kelam di Banuaran ini,” ujar H. Rusdi.
Pokir H. Rusdi Hadirkan 18 Titik PJU, Warga Bersyukur
Anggota Fraksi Demokrat DPRD Kota Padang dari Daerah Pemilihan Lubuk Begalung dan Bungus Teluk Kabung itu meninjau langsung pemasangan 18 titik PJU yang direalisasikan melalui Pokir-nya.
Rinciannya, lima titik di RT 04 RW 11, lima titik di RT 05 RW 11, empat titik di jalan utama RT 01 RW 12 dan RT 01 RW 13, serta empat titik lainnya di RT 01 RW 13.
H. Rusdi berharap penerangan tersebut dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat, termasuk ketika beraktivitas pada malam hari.
Ia juga meminta warga segera melapor apabila menemukan lampu PJU mati agar dapat ditindaklanjuti.
Ketua RT 04 RW 11 Banuaran Nan XX, Saribulih, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian H. Rusdi terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, berbagai aspirasi warga telah diperjuangkan melalui Pokir H. Rusdi, mulai dari pembangunan infrastruktur, rumah ibadah, pendidikan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

