Lurah Banuaran 1

Tinjau Posyandu Cempaka Putih, Lurah Banuaran Nan XX Dorong Warga Aktif Periksa Kesehatan

PADANG – Lurah Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Ardianus Y, S.AP, meninjau langsung aktivitas Pos 7 Posyandu Cempaka Putih di Sekretariat Yayasan Berkah Amal Salih, Perum Mitra Utama 2, Senin (21/9/2026).

Ardianus didampingi Staf Lurah Erwin mengatakan kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung pelayanan kesehatan, aktivitas kader Posyandu, serta keterlibatan petugas kesehatan dalam melayani masyarakat, mulai dari balita hingga lanjut usia (lansia).

“Kita ingin mengetahui lebih detail kegiatan Posyandu di Pos 7 ini. Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat untuk semua usia. Kita melihat langsung, pelayanan di sini sudah berjalan maksimal,” ujar Ardianus.

READ  Masjid Al Quwait dan Alumni SMA 1 Padang Gelar JBB Secara Rutin

Ia mengapresiasi pengelolaan Pos 7 Posyandu Cempaka Putih. Termasuk dukungan tempat yang dinilainya representatif untuk memberikan pelayanan kepada balita dan lansia.

Ardianus juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Berkah Amal Salih yang telah menyediakan tempat bagi kegiatan Posyandu. Menurutnya, keberadaan tempat yang memadai dapat mendukung kenyamanan masyarakat saat memperoleh pelayanan kesehatan.

“Kita berterima kasih kepada pengurus yayasan yang telah menyediakan tempat untuk kegiatan Posyandu. Apresiasi juga kita sampaikan kepada petugas kesehatan dan para kader yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Ardianus, keberadaan Posyandu memiliki peran penting dalam mendukung program Pemerintah Kota Padang, khususnya program Padang Melayani, Dokter Warga, dan Warga Emas yang menjadi bagian dari program unggulan Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir.

READ  Senyum Anak Yatim dan Harapan Baru Lansia di Yayasan Berkah Amal Salih, Momen Ini Tuai Apresiasi Warga

Lansia Rutin Periksa Kesehatan

Kepala Sekolah Lansia Setia Banuaran, Herwaty Taher, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengatakan para peserta sekolah lansia terus diarahkan untuk memanfaatkan layanan Posyandu sebagai salah satu tempat memantau kondisi kesehatan.

“Ada 50 peserta Sekolah Lansia di yayasan ini. Sebanyak 25 orang merupakan peserta Standar 1 (S1) dan 25 orang lainnya Standar 2 (S2). Mereka diarahkan untuk rutin memeriksakan kesehatan ke Posyandu terdekat,” ujar Herwaty.

Ia menambahkan, para peserta lansia selama ini menunjukkan kesadaran yang baik untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan di Posyandu.