Kesadaran Orang Tua Meningkat
Ketua Pos 7 Posyandu Cempaka Putih, Zetri Murni, S.S., menyambut baik kunjungan Lurah Banuaran Nan XX. Ia menilai kehadiran lurah sekaligus keterlibatannya dalam pemeriksaan kesehatan dapat menjadi dorongan bagi masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan layanan Posyandu.
“Kesadaran orang tua untuk membawa anaknya ke Posyandu sudah semakin baik. Begitu juga dengan para lansia. Kehadiran Pak Lurah dan keterlibatannya dalam pemeriksaan kesehatan tentu menjadi motivasi bagi masyarakat untuk datang ke Posyandu,” ujar Zetri, yang juga Ketua Yayasan Berkah Amal Salih.
Sementara itu, petugas kesehatan Betharia Manik dan Fesi mengatakan tingkat kehadiran orang tua yang membawa balita ke Posyandu menunjukkan perkembangan positif. Namun, masih terdapat balita yang tidak hadir karena berbagai alasan.
Untuk memastikan kondisi mereka tetap terpantau, petugas kesehatan akan melakukan kunjungan rumah bagi balita yang tidak datang ke Posyandu.
“Kita akan melakukan kunjungan rumah kepada balita yang tidak hadir untuk memantau perkembangan kesehatan mereka,” ujar Betharia.
Dalam pelayanan Pos 7 Posyandu Cempaka Putih pada hari itu, petugas kesehatan juga memberikan imunisasi kepada sejumlah balita sesuai dengan kelompok usia dan kebutuhan imunisasi mereka.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat melalui Posyandu. Sekaligus mendorong keluarga untuk lebih aktif memantau kesehatan anak dan anggota keluarga lanjut usia.
Ketua RT 04 RW 11 Banuaran Nan XX yang juga Pembina Yayasan Berkah Amal Salih, Saribulih mengatakan Pos 7 Posyandu Cempaka Putih awalnya melaksanakan kegiatan di teras rumah RT 04 RW 11. Karena kurang representatif maka para kader meminta untuk meminta tempat yang lebih representatif. .
“Jadi ini merupakan kali ketiga di yayasan. Petugas kesehatan juga merasa nyaman karena lokasi sangat luas. Mobiler seperti meja kursi juga memadai. Apalagi di yayasan ini juga ada program cegah stunting melalui Basdagozi atau Banuaran Sehat Dapur Go Gizi yang sudah berjalan sejak empat tahun lalu,” ujar Saribulih yang juga praktisi pendidikan ini. (Salih)

