IMG 20240525 WA0060

Suap Asupan Gizi di BAS Dagozi, Andi Amir: Pertama di Lubeg

Saribulih sebagai pemandu BAS Dagozi ini menjelaskan kegiatan pemberian makanan tambahan (PMK) ini diikuti 15 balita. Lima diantara mereka merupakan penderita Stunting di Banuaran. Sementara sisanya, adalah penderita kurang gizi.

Saribulih menegaskan kegiatan ini sebagai upaya untuk memancing para orang tua. Agar lebih memperhatikan asupan gizi para balita. Juga, untuk memancing selera para balita tertarik untuk makan.

Donatur BAS Dagozi, Aipda Dian WR berjanji kegiatan ini akan terus berlanjut. Anggota Reskrim yang juga Kasi Humas Polsek Lubuk Begalung sangat berharap para orang tua untuk memperhatikan pola makan anaknya.

READ  Lafazkan Dua Kalimat Syahadat, Hendra Suryanto Gabung MCI

Sementara, Koordinator Jumat Berkah Berbagi (JBB) yBAS Herwaty Taher menyampaikan, selain BAS Dagozi waktu bersamaan juga dilaksanakan pemberian santunan pada anak yatim.

“Hari ada dua agenda, yakni BAS Dagozi dan JBB yBAS. Untuk Dagozi ada 15 Balita dan penerima bantuan sebanyak 25 anak yatim,” ujarnya.

Herwaty Taher juga mengucapkan terimakasih pada Betty (Bravo 84), Mardhiat (RGB) yang telah berpartisipasi sebagai donatur JBB yBAS. Ucapan terimakasih juga dia sampaikan pada Febra Meldi, pedagang roti Pasar Pagi Parak Laweh asal Banuaran.

“Febra Meldi adalah donatur Snack setiap JBB berlangsung setiap pekan,” ujarnya. (*)

READ  Banuaran Nan XX Bertekad "Mambangkik Batang Tarandam" Sebagai Kampung Budaya